DAERAH

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

HIMMAH Tebing Tinggi Desak DPRD : Reformasi ASN di BNNK

By On November 13, 2019


Tebingtinggi,- Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) kota Tebing Tinggi pada akhir minggu lalu tepatnya jum'at 8/11 melaksanakan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Tebing Tinggi. Bertindak sebagai kordinator aksi ganda prayogi dan turut serta Ketua HIMMAH J Meidianda.

Dalam orasinya ganda menyampaikan beberapa tuntutan ke DPRD Kota Tebing Tinggi untuk berperan aktif dan perduli terhadap kondisi sosial masyarakat diantara tuntutan yang disampaikan adalah kepedulian DPRD terhadap masalah peredaran narkoba. "DPRD harus segera memanggil kepala BNNK Kota Tebing Tinggi untuk segera mendesak kepala BNNK kota Tebing Tinggi berkomitmen menekan angka peredaran narkoba di Kota Tebing Tinggi. Dan juga DPRD segera memanggil BKD Pemko Kota Tebing Tinggi untuk segera mereformasi birokrasi ASN di BNNK untuk membersihkan citra ASN yang bertugas di BNNK dari isu dan indikasi negatif sehingga terwujudnya profesionalisme ASN dalam bertugas perangi narkoba" teriak ganda.

"hoax,  fitnah dan isu negatif tentang adanya oknum nakal ASN di BNNK harus cepat diambil langkah antisipasinya hingga tidak berlarut dan merusak citra ASN Pemerintah Kota Tebing Tinggi,  untuk menjaga tingkat kepercayaan masyarakat maka BKD dalam hal ini bertanggung jawab terhadap PNS di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi segera melakukan reformasi ASN di BNNK guna mendukung kinerja kepala BNNK yang baru untuk perangi narkoba, kita yakin dibawah kepala BNNK yang baru mampu menekan angka peredaran narkoba bukan hanya menangkap pemakai dan bandar kecil tapi bandar bandar kelas kakap" tambah ganda.

Peserta unjuk rasa mendapat pengawalan dari personil Polres Tebing Tinggi dan Satpol PP. Para utusan aksi diterima langsung oleh yang mewakilin pimpinan DPRD sementara saat itu,  Iman Irdian Saragih SE dan Anggota DPRD lainnya dari Fraksi PDI Perjuangan antara lain Waris, Mangatur Naibaho dan Erwin Harahap dari Partai Perindo.

Menanggapi tuntutan mahasiswa Iman mengatakan akan segera membawa tuntutan ini ke rapat bersama anggota DPRD lainnya dan segera menindak lanjutin apa yang menjadi tuntutan mahasiswa.
Aksi berjalan kondusif dan aman, setelah diterima langsung di ruangan pimpinan DPRD para peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.(001)

PTPN III dan Kejatisu Tandatangani Kesepakatan Bersama Bidang Datun

By On November 04, 2019

PTPN III dan Kejatisu Tandatangani Kesepakatan Bersama Bidang Datun


MEDAN - PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) menandatangani kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam rangka efektifitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Jumat (1/11/2019) bertempat di Aula Elaeis Guineensis Kantor Direksi PTPN III (Persero) Medan.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Seger Budiarjo selaku Direktur SDM dan Umum Holding Perkebunan Nusantara dengan Fachruddin SH, MH selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan ini merupakan perpanjangan dari kesepakatan bersama yang telah disepakati pada 2 (dua) tahun yang lalu yakni meliputi pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, pendapat hukum maupun tindakan hukum lain di bidang Keperdataan dan Tata Usaha Negara, sebagaimana mengacu kepada Undang-Undang nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.

Kerjasama ini bertujuan untuk menangani bersama penyelesaian masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara baik di dalam maupun di luar pengadilan.

Dalam sambutannya, Seger Budiarjo menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan hubungan baik yang telah berjalan selama ini dengan pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

“Penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan bentuk sinergi antara PTPN III (Persero) dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera dan kedepannya PTPN III (Persero) terus berkonsultasi dan meminta arahan dan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi terkait dengan berbagai hal mengenai landasan hukum bidang Keperdataan maupun Tata Usaha Negara” kata Seger Budiarjo.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejaksaan Tinggi akan tetap bersinergi dengan BUMN dalam hal memberikan pendampingan hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Kesepakatan bersama ini bukan merupakan tameng untuk berlindung dari hal-hal negativ, akan tetapi jadikanlah acuan untuk sama sama berniat baik demi kemajuan BUMN”  tegas Fachruddin.

Turut hadir dalam acara penandatanganan kesepakatan tersebut adalah pejabat teras PTPN III (Persero) seperti  SEVP Koordinator, SEVP SDM & Umum, Kepala Biro dan Kepala Bagian, Distrik Manajer, Kepala Urusan PTPN III (Persero), Wakil Kejaksaan Tinggi, Asdatun, Aspidum, Asintel dan pejabat teras Kejaksaan Tinggi lainnya.

Menang Perkara di MA, PN Sei Rampah Eksekusi Areal HGU PTPN III Yang Dikuasai Penggarap

By On Oktober 25, 2019

Menang Perkara di MA, PN Sei Rampah Eksekusi Areal HGU PTPN III (Persero) Yang Dikuasai Penggarap


MEDAN-Setelah melewati proses panjang, areal HGU PTPN III (Persero) seluas + 10 Ha terletak di Desa Tambak Cekur Kecamatan Serba Jadi Serdang Bedagai yang selama ini dikuasai oleh masyarakat penggarap akhirnya di eksekusi oleh Pengadilan Negeri Sei Rampah pada Hari Kamis, 24/10/2019. Upaya ini diambil setelah PTPN III (Persero) Kebun Sarang Giting memenangkan gugatan di tingkat Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung.

Ali Imran Lubis, Kasubag Humas PTPN III (Persero) dalam rilisnya menyampaikan bahwa puluhan personil keamanan beserta pengamanan internal PTPN III (Persero) dibantu Serikat Pekerja Perkebunan (SP Bun) mengamankan proses eksekusi ini, dengan harapan eksekusi ini bisa berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan dan halangan dari pihak manapun. “eksekusi ini merupakan pelaksanaan atas putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht) sehingga harus dihormati oleh semua pihak” tegas Ali.

Proses eksekusi ini dilakukan merujuk pada penetapan eksekusi dari Pengadilan Negeri Sei Rampah nomor : 01/Del.Eks/2019/PN.Srh Jo. Nomor : 12/Pdt.G/2012/PN TTD yang didasarkan surat penetapan dari Pengadilan Negeri Tebing Tinggi nomor 01/EKS/2019/PN Tbt Jo. Nomor 12/Pdt.G/2012/PN. TTD.

Seperti diketahui bahwa pada tahun 1992 areal seluas + 10 Ha yang terletak di Desa Tambak Cekur tersebut mulanya menjadi sengketa antara PTPN III (Persero) dengan Marudut Cs, dimana areal tersebut termasuk kedalam HGU PTPN III (Persero) Kebun Sarang Giting dan Marudut Cs mengkalim areal tersebut merupakan tanah leluhur mereka.
Tahun 2012 Marudut Cs menggungat areal + 10 Ha tersebut ke PN Tebing Tinggi dan PN Tebing Tinggi mengeluarkan amar putusan bahwa gugatan Marudut Cs ditolak karena surat kepemilikan lahan tidak sah selanjutnya menghukum Marudut Cs untuk menyerahkan lahan tersebut kepada PTPN III (Persero). Tahun 2013 Upaya hukum banding juga dilakukan oleh Marudut Cs ke Pengadilan Tinggi Medan dengan amar putusan menguatkan putusan PN Tebing Tinggi bahwa areal tersebut merupakan areal HGU PTPN III Kebun sarang Giting. Kemudian di tingkat Kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) PTPN III (Persero) kembali memenangkan gugatan terhadap areal di Desa Tambak Cekur tersebut.

PTPN-III Resmikan Bank Sampah Nusa 3 Hijau

By On Agustus 20, 2019

PTPN III Resmikan Bank Sampah Nusa-3 Hijau


Ketua Umum Ikatan Istri Pimpinan (IIP) BUMN Pusat, Ibu Eri Imam Apriyanto bersama Nawal Lubis Edy Rahmayadi, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara, Deicy Dolly Pulungan, Ketua Umum IKBI PTPN III, Endah Kuswiyoto, Ketua Gerakan Indonesia Bersih, meresmikan Bank Sampah Nusa-3 Hijau, 20 Agustus 2019 di komplek perkantoran PTPN III (Persero) Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan.

Bank Sampah Nusa-3 Hijau terbentuk merupakan hasil kerja sama antara PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) dan Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).

Peresmian bank sampah tersebut dihadiri seluruh SEVP PTPN III (Persero) di antaranya Suhendri, Ahmad Gusmar Harahap dan Adi Fitria beserta seluruh pengurus IKBI PTPN II, III, dan IV, para Direksi PTPN II, PTPN IV, Sekretaris IIP BUMN Pusat, Ketua IIP BUMN Sumatera Utara, Ketua IIP BUMN Aceh, Camat Medan Sunggal, para pengurus Karang Taruna tingkat Provinsi Sumatera Utara, Kotamadya Medan dan dari Kecamatan Medan Sunggal.

Deicy Dolly Pulungan dalam kesempatan itu menyampaikan tentang tujuan pendirian Bank Sampah Nusa-3 Hijau sebagai bentuk kepedulian dan dukungan PTPN III (Persero) dan IKBI PTPN III (Persero) pada program yang dicanangkan pemerintah yakni Gerakan Indonesia Bersih Sampah 2025.

Tentu saja tujuan lainnya adalah untuk mewujudkan dan memberdayakan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat di sekitar perusahaan.

Pendirian Bank Sampah Nusa-3 Hijau diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengetahuan untuk melakukan pemilahan sampah, sehingga memberikan nilai ekonomis yang dapat menambah penghasilan bagi masyarakat, katanya.

Bank Sampah Nusa-3 Hijau dalam operasionalnya menggandeng pemuda-pemudi dari organisasi Karang Taruna yang nantinya diharapkan memberikan pengalaman baru bagi mereka dan membuka lapangan kerja.

Suhendri, SEVP Koordinator PTPN III (Persero) menjelaskan hadirnya Bank Sampah Nusa-3 Hijau di lingkungan kantor Direksi PTPN III (Persero) merupakan perwujudan sinergi lima elemen pokok kegiatan, yakni PTPN III sebagai pemilik lokasi bank sampah, pemilik program Corporate Social Responsiility (CSR) dan produsen produk-produk kebutuhan pokok Walini, IKBI sebagai inisiator, pengawas kegiatan dan penggerak, dan Karang Taruna sebagai operator dan pelaksana serta masyarakat yang diharapkan menjadi nasabah loyal sehingga bisa merasakan manfaat langsung dari keberadaan bank sampah, serta industri pengolahan daur ulang yang dapat memperoleh bahan baku produk- produk yang bernilai ekonomis tinggi.

Peran serta PTPN III sebagai BUMN benar-benar memenuhi ekpektasi pemegang saham yakni Kementerian BUMN dan seluruh Direksi PTPN III Holding Perkebunan Nusantara bahwa PTPN III (Persero) sebagai BUMN hadir secara nyata dan berperan di tengah masyarakat dan turut serta dalam pembangunan bangsa, sebagaimana bunyi slogan BUMN Hadir untuk Negeri, kata Suhendri dengan semangat.

Selanjutnya saat peresmian Bank Sampah Nusa-3 Hijau juga dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya sampah plastik yang disampaikan oleh Armawati Chaniago, pegiat komunitas sampah tingkat nasional dan tokoh lingkungan di Sumatera Utara yang sekaligus sebagai Direktur Rumah Kompos dan Direktur Bank Sampah induk Sicanang, Medan.

BPKPAD Kota Tebingtinggi Diduga Lalai Mengawasi Mobil Dinas Yang Merupakan Aset Pemko

By On Agustus 11, 2019


Tebing Tinggi, Responnews
Bagian Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Pemerintah Kota Tebing Tinggi diduga lalai dalam mengawasi penggunaan aset Pemko Tebing Tinggi berupa barang bergerak seperti mobil dinas.

Hal itu diketahui saat awak media melintas di Jalan Cemara dan melihat ada mobil dinas ber nomor polisi BK 1220 N parkir ditepi jalan tepatnya di depan komplek Perkuburan Kristen yang ada di Jalan Cemara, Jumat (8/8).

Hasil penelusuran awak media di sekitar lokasi parkir mobil jenis Avanza berwarna hitam tersebut, diketahui mobil tersebut dipakai oleh salah seorang warga bernama RN yang bukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pun pejabat pemerintah kota yang tinggal di depan areal Perkuburan yakni Komplek Vila Cemara Indah. 

"Sejak awal tahun 2019 ini, saya lihat mobil tersebut digunakan bapak RN, yang pernah sebagai salah satu Komisioner di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tebing Tinggi, " terang warga sekitar komplek Vila yang tidak mau disebutkan namanya. 

Saat hal ini ditanyakan kepada Kabag aset Pemko Tebing Tinggi, Amri, Jumat (9/8), dirinya menyebutkan bahwa mobil tersebut sudah hampir setahun ini digunakan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tebing Tinggi dan kami akan tanyakan hal ini kepada Sekretariat KPU. 

Sementara Arman yang juga pegawai di bagian Aset menyatakan bahwa dirinya sudah menghubungi Sekretariat KPU Bob untuk menanyakan keberadaan mobil tersebut.
Kepada Arman,  Bob mengatakan memang benar mobil tersebut digunakan RN saat menjabat sebagai komisioner KPU, tapi saat ini RN sudah tidak menjabat lagi sejak Maret 2019.

"Segera kami bersama KPU akan turun langsung ke rumah RN untuk mengetahui keberadaan mobil tersebut dan membawanya ke bagian aset, " ungkap Arman. (Hans) 

Keterangan Fhoto :
Aset Pemko Tebing Tinggi berupa mobil Avanza warna hitam BK 1220 N saat parkir didalam garasi rumah RN di Komplek Vila Cemara. Mobil Avanza warna hitam BK 1220 N saat parkir didepan perkuburan Kristen Jalan Cemara atau di depan Komplek Vila Cemara. (R*red)

Dianggap Cemarkan Dirinya UAS Dan RD Akan Laporkan MS Dan MP Pada Penegak Hukum

By On Agustus 01, 2019


Simalungun Sumut - Sesui surat  LPA Kabupaten Simalungun yang ditujukan pada DPP Partai Nasdem dengan nomor 55/B/DPC/LPA-Simal/V/2019,yang ditanda tangan oleh Mansur Panggabean SH selaku ketua dan Andi Syaputra SPd selaku Sekretaris serta Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait ,menyebutkan bahwa UAS patut diduga telah melakukan pelanggaran hukum dan norma asusila yang berlaku ditengah masyarakat.


Pada penjelasanya 31/07/2019 Mansur Panggabean SH Ketua LPA Kabupaten Simalungun menjelaskan,"hak anak berdasarkan konnvensi PBB tahun 1989, ada 10 poin hak yg harus diberikan pada anak yaitu : 1, hak bermain 2, hak mendapat pendidikan 3, hak mendapat perlindungan 4,hak mendapat nama/identitas 5,hak mendapat status kebangsaan 6,hak mendapat makanan 7,hak mendapat akses kesehatan 8,hak mendapat rekreasi 9;hak mendapat kesamaan 10,hak untk memilki peran dalam pembangunan.


Ada dua hak anak yang perlu diklarifikasi yaitu point 4 dan 9, ini dibuktikan dengan surat-surat yg berlaku di negara Indonesia (surat nikah, akte lahir),temuan kawan2 yg mengadu ke kami ada ketidak sinkronan data.


KK yang dikeluarkan tgl 28/11/2018 status Nurhayati Damanik disebut belum menikah, sementara surat keterangan lahir tanggal 17/07/2018 menerangkan kelahiran bayi tanggal 22/06/2013 atas nama SAS.


Kita menduga Bidan Murni Sirait memberi keterangan palsu atau KK nya yang salah,ini bisa dibuktikan dengan surat nikan (penghantar nikah) NA dari Nagori/Desa minimal.


Untuk membuka masalahnya menjadi terang benderang, proses hukum kami akan lakukan,sebagai lembaga perlindungan anak,kami konsisten bekerja memperjuangkan hak2 anak jadi tidak ada unsur politik,kita suda mengumpulkan beberapa alat bukti seperti,Surat Tanda Tamat Belajar STTB Tk SAS,Akte kelahiran SAS,Kartu Keluarga Royan Damanik,Surat Pernyataan Royan Damanik,Recaman Pembicaraan dengan Royan damanik.jelasnya.


Ramainya pemberitaan tentang Ucok Alatas Siagian dibeberapa media membuat DTM Ramansyah tokoh masyarakat Simalungun angkat bicara,saat ditemui di kedai kopi Perdagangan Citi,DTM Ramansyah mengukapkan keprihatinanya terhadap kasus yang menimpa calon anggota legislatif dapil 4 simalungun tersebut,"Hendaknya Lembaga Perlindungan Anak Simalungun segera mengahiri polemic praduga tak bersalah yang cukup panjang ini,bila memang telah ditemukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pelaku ya harus segera di laporkan pada penegak hukum,bila bukti unsur pelanggaranya lemah harus pula segera di umumkan pada publik,itu harus segera dilakukan oleh LPA guna memberikan rasa aman pada masyarakat,juga meberikan keadilan bagi masyarakat di mata hukum,semoga saja LPA Simalungun dalam waktu dekat sudah bisa mengambil keputusan,jelasnya.


Saat dikonfimasi 31/07/2019 UAS mengatakan,"datang aja kerumah bapak manik biar jelas,saat reporter kami bertanya apakah nama Syabillah Alicia Siagian,terdaftar di Kartu Keluarga (KK) yang sama denganya 01/08/2019,dirinya menjawab,"Saya masi konsultasi dengan pengacara saya.


Sebelumnya di beritakan beberapa media bahwa UAS dan Royan Damanik mengadakan jumpa pers di kota siantar 01/08/2019,dan akan melaporkan MS dan MP dengan tuduhan pencemaran nama baik,(LI).

SEP SDM dan Umum Keluarga Besar PTPN III Berdoa Bersama 102 Calon Jamaah Haji

By On Juli 15, 2019

SEP SDM dan Umum Keluarga Besar PTPN III Berdoa Bersama 102 Calon Jamaah Haji


MEDAN - SEP SDM dan Umum, Ahmad Gusmar Harahap memberangkatkan 102 orang jamaah Haji dari keluarga besar PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Tahun 2019 dilaksanakan di Aula Eulegeunesis Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan, Selasa (9/7/2019).

Hadir untuk memberikan doa selamat, Ibu Beby Suhendri, Ibu Dina Adi Fitria, para Kepala Bagian, Kepala SUB Bagian dan Para Calon Jemaah Haji dan Hajjah yang jumlahnya sebanyak 102 orang.

Pensiunan karyawan yang mewakili calon jamaah Haji, Alimuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa cuaca di tanah suci saat ini cukup terik hampir mencapai 50 derajat celcius pada siang hari dan malamnya sekitar 37 derajat Celcius.

"Ini artinya kondisi cuaca yang ekstrim seperti ini agar dapat diketahui agar kita tetap menjaga kesehatan supaya semua jemaah bisa mengikuti rangkaian kegiatan ibadah selama di sana. Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan pimpinan PTPN III yang masih bekesempatan untuk memberikan oleh-oleh kepada kami,” katanya dengan penuh haru.

Alimuddin juga berharap kepada Pimpinan PTPN III (Persero) dan kepada para undangan kegiatan doa selamat ini agar tetap mendoakan para jemaah haji dan hajjah yang akan berangkat untuk bisa menjalankan ibadah haji dengan kusyu’ dan menjadi haji dan hajjah yang mabrur.

Gusmar Harahap, selaku SEP SDM dan Umum dalam kesempatan yang sama mengucapkan selamat dan memberikan dorongan karena para jamaah agar tetap semangat dan menjaga fisik selama menjalankan ibadah haji, dan tidak perlu kawatir karena para Jemaah adalah tamu Allah yang sedang menunaikan rukun Islam kelima selama di tanah suci dan pasti akan disambut dengan baik oleh Allah SWT.

“Bagi para jemaah, marilah bersyukur karena kita memperoleh panggilan dari Allah SWT.  Ibadah haji ini merupakan ibadah fisik sehingga menjadi perhatian untuk menjaga kesehatan supaya bisa sempurna dilaksanakan semua rukun haji. Sebab saat ini musim panas. Sesampainya di tanah suci agar tetap mendoakan perusahaan yang kita cintai ini tetap baik dan meningkat keuntungannya, karena beberapa waktu belakangan ini harga CPO terus turun, supaya aktifitas sosial keagamaan dapat kita laksanakan dengan baik dan berkelanjutan,” katanya. Gusmar Harahap kemudian menutup sambutannya dengan memberikan sebuah pantun. “Burung Nuri terbang tinggi, hinggap di dahan sekali lagi, selamat jalan jemaah Haji semoga selamat di tanah suci”.

Dalam kesempatan ini, Perusahaan juga memberikan bingkisan dan uang saku kepada para Jemaah Calon Haji dan Hajjah sebagai bentuk perhatian dan dukungan Perusahaan kepada Calon Jemaah Haji.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *